Sebanyak 15 tenaga profesional penyuluh dan pengumpul zakat, badan pelaksana dan staf dari Baitul Mal Kota Banda Aceh mengikuti Pelatihan Marketing Zakat yang diprakarsai oleh Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Kota Banda Aceh yang dilaksanakan oleh Banda Aceh Academy. Pelatihan yang berlangsung selama dua hari (24 s.d 25 Oktober 2017) ini di isi oleh pemateri dari berbagai kalangan baik tokoh ulama maupun dari tokoh profesional perbankan di Aceh. Di hari pertama pelatihan pada sesi pertama diisi oleh Tgk Masrul Aidi, Pimpinan Dayah Babul Maghfirah Cot Keueng Aceh Besar.
Dalam materi yang disampaikan dihadapan peserta tersebut Tgk Masrul mengutip isi dari kitab I’anatut?Thalibin bahwa zakat harus disalurkan dalam wilayah teritorial dimana muzakki melakukan usaha disitulah zakatnya harus ditunaikan. Wakil Ketua Dewan Pengawas Syariat Baitul Mal kota ini juga menambahkan bahwa penyuluh dan pengumpul ZIS harus memiliki pemahaman yang maksimal dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat.
Di sesi kedua pemateri diisi ?oleh pihak Bank Mandiri Syariah Banda Aceh yaitu Bapak Dedi Kusnandar Mahfud, dalam sesi ini seluruh?
peserta dibawa untuk memahami Service Excellence dalam menarik minat calon muzakki dan melayani muzakki dikota Banda Aceh. Menurut Bapak Dedi ?seluruh calon muzakki? dan muzakki harus mendapat pelayanan lebih dari apa yang mareka harapkan, sehingga semakin tertarik dalam mempercayakan zakatnya ke Baitul Mal Banda Aceh?.
Pada hari kedua materi yang disampaikan dalam? Training Marketing Skill Zakat ini diisi oleh Kepala Cabang Bank Syariah Mandiri Banda Aceh Bapak Ismu Fahri Lubis. Dalam sesi ini peserta diajak untuk membuat tugas kelompok dengan tema Disiplin Eksekusi. ?eksekusi dalam pekerjaan sangat penting, tidak hanya melakukan rencana saja. Harus di?closing?dengan eksekusi yang maksimal? Pungkas Bapak Ismu.
Dari pelatihan yang berlangsung dua hari ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas penyuluh dan pengumpul ZIS Baitul Mal Banda Aceh. Target penerimaan yang semakin hari semakin tinggi menjadi tantangan tersendiri dalam memberi penyuluhan dan mengumpulkan ZIS di Kota Gemilang Dalam Bingkai Syariah.—syawal—-? ?edited by: MK
