BANDA ACEH – Yuli Syamsidar warga Gampong Ulee Lhee Kecamatan Meuraxa Banda Aceh tidak mampu menahan tangisnya, dengan berderai air mata ia berkali-kali mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kota Banda Aceh teruntuk kepada orang-orang yang telah berzakat ke Baitul Mal Kota Banda Aceh. Dengan bantuan para Muzakki inilah akhirnya Yuli Syamsidar yang sebelumnya tinggal di rumah tak layak huni akhirnya menempati rumah baru yang dibangun dari sumber dana zakat tahun 2020 yang terhimpun di Baitul Mal Kota Banda Aceh.

Suasana penuh haru juga meliputi Gampong Deah Baro Kecamatan Meuraxa, Saidah Arbi, janda dengan tiga orang anak ini menjadi penerima kedua rumah fakir/miskin Baitul Mal Kota Banda Aceh kemarin.
Saidah juga tak kuasa menahan tangisnya, ia hanya mampu mengucapkan beribu terima kasih kepada Pemko dan Baitul Mal Kota yang telah membangun rumah baru baginya. Tak pernah terlintas dibenaknya akan bisa membangun rumah yang bagus untuk ditempati bersama ketiga anaknya.
“Alhamdulillah hari ini saya sudah mempunyai rumah yang sangat bagus. Saya hanya bisa mengucapkan syukur kepada Allah dan terimakasih kepada Bapak Ibu semuanya,” tutur Saidah terbata.
Selasa (16/2/2021) kemarin Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, SE, Ak, MM menyerahkan rumah bantuan Baitul Mal Kota kepada dua warga Banda Aceh itu, turut hadir pada acara penyerahan tersebut, Asisten Pemerintahan Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat, Sekretariat Daerah, Faisal M, S. STP, Ketua Badan Baitu Mal Kota, Asqalani, S.TH, MH dan Anggota Badan, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota, Wahyudi S.STP, M.Si, Muspika serta aparatur gampong.
Dalam sambutannya Aminullah mengatakan, rumah bantuan tersebut merupakan salah satu upaya Pemko untuk lebih menyejahterakan warga kota, khususnya yang berekonomi lemah. Disaat Aceh menempati rangking pertama sebagai Provinsi Termiskin di Sumatera, Pemerintah Banda Aceh terus berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan daerahnya.
Upaya Pemko ini menurut Aminullah dapat mendongkrak perekonomian di Banda Aceh khususnya dan bisa sedikitnya membantu mengurangi angka kemiskinan Provinsi Aceh.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita kembali menyalurkan bantuan rumah yang ke 6 untuk tahun ini kepada warga Kota Banda Aceh. Rumah ini dibangun dengan dana zakat yang terkumpul oleh Baitul Mal Kota. Semoga rumah yang kita serahkan ini bermanfaat bagi beliau beristirahat, beribadah dan berteduh senyaman mungkin bersama keluarga,” ujarnya.
Aminullah berharap, semua ini menjadi amal jariyah bagi para muzakki, yaitu warga Banda Aceh yang turut memberikan uluran tangannya kepada sesama.
“Kita ingin lahir muzakki-muzakki baru di Banda Aceh ini, sehingga kita bisa terus membangun rumah bagi setiap warga Banda Aceh yang membutuhkan,” ucapnya.
Di tempat yang sama, Ketua Badan Baitul Mal Banda Aceh, Asqalani mengatakan, rumah fakir/miskin tersebut dibangun menggunakan dana zakat yang terhimpun selama 2020.

“Dari dana zakat 2020 kita membangun baru sebanyak 20 unit. Alhamdulillah hari ini Ibu Yuli Syamsidar merupakan salah seorang penerima manfaat rumah bantuan ini. Saya ingat, dulu saat saya ikut melakukan survei dan melihat keadaan rumahnya sangat memprihatinkan, tidak layak huni oleh Ibu ini dan keluarganya namun hari ini kita bisa menyaksikan bersama dengan bantuan zakat dari para penyalur zakat di Baitul Mal Kota, Ibu Yuli sudah menempati rumah yang bagus, yang bisa digunakan untuk beribadah, beristirahat dengan keluarga,” papar Asqalani.
Ia juga menjelaskan, selama kepemimpinan Wali Kota Aminullah Usman, dalam kurun waktu tahun 2017-2020 telah membangun baru 82 unit rumah dan 25 unit rumah direnovasi jadi totalnya berjumlah 107 unit.
“Untuk pembangunan rumah dari zakat yang terhimpun tahun 2020 sudah kami serahkan sebanyak 4 unit dan InsyaAllah hari ini akan kita serahkan sebanyak dua unit lagi dan akan terus berlanjut sampai pembangunan untuk tahun ini selesai,” ujar Asqalani seraya mengucapkan terima kasih kepada para muzakki.
“Dengan adanya muzakki yang menyetorkan zakat ke Baitul Mal Kota Banda Aceh maka Alhamdulillah kami bersama pemerintah kota sanggup mewujudkan rumah impian bagi masyarakat yang kurang mampu. Semakin banyak orang-orang kaya yang menunaikan zakatnya ke Baitul Mal Kota Banda Aceh maka semakin banyak pula rumah yang kita bangun dan juga semakin banyak pula warga yang berekonomi lemah yang dapat kita bantu,” demikian Asqalani.(MR)
