Safriadi Nurdin, Pemulung di Gampong Jawa Dapat Rumah Baitul Mal Kota Banda Aceh

* Pj Walikota Almuniza Kamal Serahkan Kunci

BANDA ACEH – Pj Walikota Banda Aceh, Almuniza Kamal, SSTP, MSi menyerahkan kunci sekaligus peresmian rumah bantuan Baitul Mal Kota Banda Aceh kepada seorang pemulung, Safriadi Nurdin di Gampong Jawa Kecamatan Kutaraja Kota Banda Aceh, Kamis (19/12/2024).

Kegiatan simbolis ini dihadiri oleh Muzakki Baitul Mal Kota Banda Aceh, Wakil Kepala Cabang Bank Aceh Syariah , Dewan Pengawas Syariah Baitul Mal Kota, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota, Ketua dan Anggota Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Camat Kutaraja, Geuchik Gampong Jawa, serta seluruh Muspika Kecamatan Kutaraja.

Almuniza Kamal mengatakan, baru saja melakukan pertemuan dengan Pak Gubernur Aceh. Beliau berpesan kepada pimpinan kabupaten/ kota agar melaksanakan kegiatan yang konsen membangun kesejahteraan masyarakat seperti pembangunan rumah duafa.

“Hari ini tepatnya tanggal 18 Desember, di Kota Banda Aceh kegiatan nyata telah kita lakukan melalui Baitul Mal, kita mampu membangun baru rumah Bapak Safriadi Nurdin, beliau ini adalah satu warga kita yang sehari-hari memenuhi kebutuhan anak dan istri sebagai seorang pemulung dan mereka sudah sangat lama menanti rumah impian. Alhamdulillah hari ini dapat kita wujudkan,” kata Pj Walikota Almuniza.

Dengan menempati rumah yang layak huni ini kami berharap kehidupan Pak Safriadi Nurdin menjadi lebih baik lagi dan jangan lupa bersyukur kepada Allah SWT atas anugerahNya melalui kami Pemerintah Kota Banda Aceh membantu mewujudkan rumah impiannya.

Sementara itu, Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Suria Darma SPdI menambahkan, sejak tahun 2017 sampai dengan saat ini Baitu Mal Kota Banda Aceh sudah membantu pembiayaan rumah duafa sebanyak 256 unit rumah baru.

“Teruntuk tahun 2024 saja, kami mampu mewujudkan impian masyarakat Banda Aceh untuk mempunyai rumah baru sebanyak 25 unit dan rumah rehab sebanyak 10 unit,” papar Suria Darma dalam sambutannya.

Menurut Suria, pembangunan rumah duafa ini adalah bukti jika zakat yang dikumpulkan kolektif maka penyaluran zakatnya lebih besar bisa dilakukan oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh.

“Harapannya rumah ini menjadi rumah yang berkah begitu pula semoga keberkahan juga terus mengalir kepada para muzakki ataupun orang-orang yang sudah mempercayakan zakatnya dikelola oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh,” kata Suria.

Ia juga menjelaskan betapa menyedihkan jika melihat kondisi rumah Pak Safriadi sebelum dibangun baru ini, rumah yang dihuni bersama anak istrinya itu. Berdindingkan tripleks yang sudah lapuk dan atap yang bocor sehingga jika hujan air juga masuk melalui dinding yang sudah keropos. Pun demikian bila matahari sangat terik mereka di dalam sangat kepanasan karena jarak antara atap dengan kepala manusia hanya 1,5 meter sangking rendahnya atap rumah mereka dan rumah tersebut minim ruangan.

Sedagkan Safriadi mengaku sudah sangat lama menginginkan rumah yang bagus untuk ditempati bersama anak dan istrinya namun apadaya ia yang bekerja sehari-hari sebagai pengumpul barang rongsokan hanya bisa berusaha dan berdoa.

“Tahun 2016 sudah saya ajukan permohonan rumah namun akhirnya rumah impian ini baru terwujud di tahun 2024. Syukur yang sangat amat mendalam kepada Allah dan kepada Bapak Walikota begitupula kepada Baitul Mal Kota Banda Aceh yang sudah membangun rumah baru untuk kami sekeluarga,” kata Safriadi

“Terutama kepada orang-orang yang sudah berzakat ke Baitul Mal, berkat zakat Bapak dan Ibu semua kami sudah mempunyai rumah impian, hanya Allah yang mampu membalas kebaikan Bapak dan Ibu,” tutup Safriadi.(MR)