Sejumlah Koordinator kecamatan Baitul Mal Banda Aceh akhir bulan Oktober 2017 disibukkan dengan kegiatan survey masyarakat miskin calon penerima modal usaha kecil di sejumlah unit usaha yang diusulkan oleh Keuchik dari seluruh gampong di wilayah Kota Banda Aceh. Pemberian Modal usaha dari sumber zakat ini setiap tahun dikucurkan oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam rangka pengembangan usaha yang ditekuni oleh masyarakat miskin yang telah memiliki usaha.
Modal usaha yang diusulkan melalui rekomendasi keuchik ini umumnya meliputi usaha kios, usaha rumahan seperti pembuatan kue basah, nasi pagi dan lain-lain. Salah satu calon penerima modal usaha kecil Baitul Mal Banda Aceh Irwan menyebutkan bahwa usaha yang digelutinya selama ini kekurangan modal akan tetapi permintaan akan pembeli cukup besar. ?saya berharap Baitul Mal Banda Aceh dapat membantu mengembangkan usaha saya melalui modal usaha? tambah Irwan ketika diwawancarai oleh tim survey sembari melayani para pembeli.
Baitul Mal Banda Aceh mengelola zakat produktif dalam beberapa program andalan salah satunya adalah dengan pemberian modal usaha kecil. Kedepan diharapakan modal yang diberikan dapat lebih besar sehingga masyarakat miskin ini kelak menjadi muzakki bukan lagi mustahiq. Semoga. —syawal— (e/MK)
