Sosialisasi ZIS, Baitul Mal Kota Tebarkan Khatib

BANDA ACEH-Dalam upaya peningkatan pemahaman dan kesadaran masyarakat kota Banda Aceh untuk berzakat, Baitul Mal Kota Banda Aceh sebarkan khatib ke sejumlah Masjid di dalam wilayah Kota Banda Aceh.?sholat-jumatKepala Baitul Mal Kota Banda Aceh Tgk Safwani Zainun mengungkapkan, sosialisasi zakat, infak, dan sadakah (ZIS) melalui khutbah Jumat di masjid dalam Kota Banda Aceh ini sudah dimulai sejak Jumat pertama pada Mei lalu, dan puncaknya pada Juni ini, bertepatan dengan pertengahan bulan Ramadhan.”Sosialisasi zakat lewat mimbar khutbah Jumat tahun ini, dilakukan pada 30 masjid di Banda Aceh,” jelas Safwani, kemarin.

Menurut Safwani, program ini merupakan kegiatan rutin Baitul Mal Kota Banda Aceh, dalam mengajak dan membujuk para muzakki di Banda Aceh agar berzakat di lembaga resmi pemerintah.

“Melalui mimbar Jumat, setiap tahunnya kita berharap adanya partisipasi aktif masyarakat membayar zakat, infak dan sedekah melalui Baitul Mal Banda Aceh,” harap Safwani yang didampingi Kabid Sosialisasi dan Pembinaan Marwidin Mustafa SSosI.

Dalam berbagai khutbah di sejumlah masjid tersebut, sambung Safwani, para khatib menyampaikan pesan-pesan hikmah kewajiban zakat dan manfaatnya bagi peningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Safwani menjelaskan, para khatib yang terlibat dalam sosialisasi zakat ini merupakan unsur pengawas Baitul Mal Banda Aceh, Kementrian Agama Banda Aceh, badan pelaksana, serta para dai dan khatib dari wilayah Kota Banda Aceh dan sekitarnya.

Sementara Ustaz Fadil Lc dalam tausiahnya pada Safari Ramadhan Pemko Banda Aceh di Masjid Tgk Dianjong, Gampong Peulanggahan, Kecamatan Kutaraja, kemarin mengatakan, Bulan Suci Ramadhan merupakan momentum untuk mewujudkan masyarakat madani.

Hal itu juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Banda Aceh sebagai Model Kota Madani. Untuk mewujudkannya, satu hal yang paling penting adalah “meramadhankan” bulan-bulan lain selain Ramadhan.

“Kita semua harus mampu menjaga ritme dan intensitas ibadah kita di luar Ramadhan,” kata Ustaz Fadil.

Menurutnya, pasca Ramadhan, umat Islam akan terbagi ke dalam tiga golongan. Pertama mereka yang taat beribadah sebelum, saat dan pasca Ramadhan. “Inilah hamba-hamba Allah yang senantiasa berlomba lomba dalam berbuat kebaikan,” ujarnya.

Golongan kedua, kata Ustaz Fadil, mereka yang lalai beribadah sebelum Ramadhan, lalu saat Ramadhan menjadi taat, namun usai Ramadhan mereka kembali menjadi orang-orang yang lalai.

Sementara mereka yang termasuk ke dalam golongan ketiga, sebelum Ramadhan ketaatan mereka biasa biasa saja, saat Ramadhan pun begitu, dan pasca Ramadhan pun biasa-biasa saja. “Jadi tidak ada pengaruh ibadah dalam bulan suci Ramadhan kepada mereka,” ujarnya.

Dai dan khatib yang ikut sosialisasi zakat dan ceramah Ramadhan ini adalah Dr Tgk HA Gani Isa SH MAg, Tgk Safwani Zainun, Drs H Amiruddin MA, Ustadh Masrul Aidi Lc, Ustadh Tamlicha Hasan Lc, Ustadh H Manshur Ahmad SAg, Ustadh Awaluddin SPdI, Marwidin Mustafa SSosI, Tgk Husaini SHI MH, dan Tgk H Ameer Hamzah.(medanbisnisdaily)