Banda Aceh-Baitul Mal Kota Banda Aceh memberi modal usaha kepada 377? masyarakat fakir dan miskin Banda Aceh yang memiliki usaha kecil menengah. Penyaluran modal tersebut berlangsung selama tiga hari yaitu, 9 – 11 Juni di Aula Baitul Mal Banda Aceh.
Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh, Tengku Safwani Zainun mengatakan modal usaha kecil ini diberikan kepada warga fakir dan miskin yang memiliki usaha kecil dan sangat membutuhkan suntikan modal untuk mengembangkan usahanya.
Menurut Tgk Safwani tujuan program ini adalah dapat terciptanya mustahik yang sejahtera dan nantinya dengan kesejahteraan tersebut diharapkan ke depan mereka yang menerima bukan lagi sebagai mustahik tetapi bisa meningkat menjadi muzakki (pemberi zakat).
?Modal usaha hendaknya benar-benar digunakan untuk usaha dan tidak disalahgunakan kepada hal-hal lain.?ujar Tgk Safwani Zainun didampingi Tgk. Husaini Yusuf, MH, Kepala Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baitul Mal Banda Aceh.
Ia menambahkan, para penerima modal tersebut, sebelumnya dilakukan survey langsung terlebih dahulu oleh petugas Baitul Mal. Total modal usaha yang diberikan senilai Rp 754.000.000 dengan masing-masing penerima memperoleh sebesar Rp 2 juta per usaha.
Program ini terus berkelanjutan setiap tahunnya dan peminatnya terus bertambah dari tahun ke tahun. Namun untuk memperolehnya harus melalui survey dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan Baitul Mal sesuai dengan SOP Baitul Mal Banda Aceh.
Penerima bantuan modal usaha kecil berasal dari seluruh kecamatan dalam wilayah Kota Banda Aceh dengan aneka jenis usaha yang dilakukan seperti jualan kue basah/kering, warung kopi, usaha ternak, usaha kios, kelontong, jualan nasi pagi dan siang. (siti)

