BANDA ACEH – Baitul Mal kembali menyerahkan zakat kepada 1.080 orang penerima, warga Banda Aceh. Penyerahan zakat kepada tenaga pendidik, peserta didik, dan zakat untuk modal usaha dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman.
Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Asqalani menjelaskan, sebanyak 1.080 orang penerima ini dikategorikan dalam bantuan miskin perseorangan, modal usaha kecil, beasiswa bagi pelajar, dan tenaga pendidikan SMA sederajat se-Banda Aceh.
“Zakat ini merupakan zakat yang dikumpulkan oleh Baitul Mal Aceh yang bersumber dari gaji guru SMA/SMK yang ada di Kota Banda Aceh dan kemudian dikembalikan ke Baitul Mal Kota Banda Aceh untuk disalurkan kepada mustahiq zakat,” ujarnya.
Asqalani merincikan, zakat modal usaha diberikan kepada 170 orang dengan nilai Rp 3 juta per orang, beasiswa bagi pelajar kepada 373 orang dengan Rp 800 ribu per orang, tenaga pendidikan SMA sederajat kepada 536 orang dengan masing-masing Rp800 ribu, dan 1 orang fakir miskin dengan nilai Rp1.369.468.

Dalam sambutannya, Wali Kota Aminullah Usman mengatakan, zakat yang kami serahkan ini adalah bentuk transparansi dalam pengelolaan zakat di badan zakat milik pemerintah, Baitul Mal. “Kita berharap bantuan-bantuan yang diberikan Baitul Mal ini akan meringankan beban bagi sekalian,” ujar Aminullah.
Orang nomor satu di kota Banda Aceh ini juga berharap, bagi yang menerima bantuan modal usaha agar dengan bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.
“Kita tahu dalam masa pandemi Covid-19 ini banyak yang kehilangan modal, sehingga dengan dukungan ini kita harapkan dapat terbantu kembali,” kata Aminullah.
“Mohon gunakan modal ini untuk menghidupkan usaha Anda, gunakan dengan tepat agar beban-beban yang ada semakin ringan,” tambahnya.
Aminullah juga meminta masyarakat saling mengingatkan jika ada disekeliling orang yang lebih hartanya, untuk dapat membantu sesama dengan mengantarkan kelebihannya ke Baitul Mal Kota (sebagai muzakki), dengan harapan semakin banyak muzakki maka semakin banyak yang terbantu..
Sementara itu, salah-seorang penerima zakat produksi , Syahril, mengucapkan syukur dan terima kasih kepada Wali Kota yang telah sangat peduli terhadap kaum menengah ke bawah selama ini.
“Pak Amin sosok yang murah hati, kita semua tahu itu. Pemberian hari juga merupakan ketegasan beliau dalam mempedulikan kami kaum kurang mampu. Kami berharap agar sampai nanti pemerintah terus peduli kepada kami,” ucapnya.(MR)

