Audiensi dengan DPRK, Baitul Mal Kota Banda Aceh Kenalkan QRIS

BANDA ACEH – Baitul Mal Kota (BMK) melakukan audiensi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Rabu (27/01). Pertemuan yang berlangsung di Lantai II Gedung Dewan itu dihadiri oleh Ketua DPRK Banda Aceh Farid Nyak Umar ST, Wakil Ketua I Usman SE, Kepala Sekretariat Baitul Mal Kota Wahyudi, S.STP dan Asqalani S.TH, MH serta jajaran anggota Badan lainnya.

Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh Asqalani mengatakan, kunjungan ke DPRK dalam rangka menyampaikan perkembangan yang telah dilakukan BMK tahun 2020 dan perencanaan program tahun 2021.

Dalam pertemuan tersebut, BMK juga memperkenalkan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai aplikasi pembayaran zakat digital yang akan memudahkan para muzakki membayar zakat dengan menggunakan QR code.  

Menanggapi pertemuan tersebut, Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar sangat mengapreasiasi kinerja yang telah dilakukan oleh BMK selama ini. DPRK juga sangat mendukung kerja keras Baitul Mal tahun 2020 yang telah mampu merealisasikan PAD zakat sebesar 75 persen. Farid Nyak Umar dalam pemaparannya berharap agar target PAD zakat untuk tahun 2021 ditingkatkan mengingat target yang harus dicapai meningkat sejumlah 24 Miliar. Salah satu upaya yang akan dilakukan oleh DPRK dengan meminta Pemerintah Kota Banda Aceh melakukan assessment terhadap potensi zakat yang ada di Banda Aceh agar target zakat tercapai.

Selain itu, Ketua DPRK Banda Aceh juga mendorong Baitul Mal lebih gencar mengajak masyarakat untuk berzakat melalui penggunaan aplikasi teknologi yang lebih kreatif dan inovatif. DPRK juga telah memantau kinerja dari Baitul Mal salah satunya dalam hal transparansi  publik.

“Kami melihat sudah ada upaya dari Baitul Mal Kota untuk menunjukkan transparansi pengelolaan zakat dengan pemasangan baliho dan spanduk yang menyampaikan bahwa dana yang diterima oleh Baitul Mal sudah disalurkan”.

Farid berharap publikasi seperti ini juga bisa dikembangkan dengan sebaran informasi yang lebih ekslusif kepada pemberi zakat atau muzakki karena transparansi akan meningkatkan partisipasi masyarakat untuk lebih giat berzakat.

Diskusi ditutup dengan apresiasi yang diberikan oleh DPRK atas perolehan penghargaan yang diberikan oleh BAZNAS kepada Baitul Mal Kota Banda Aceh sebagai pengelola pendayagunaan ZIS terbaik di seluruh Indonesia. (MW)