BANDA ACEH – Baitul Mal Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penyesuaian Kembali Nishab Zakat Penghasilan (Profesi) untuk seluruh SKPD dalam Wilayah Kota Banda Aceh. Kegiatan ini bertempat di Balai Kerukon Walikota Banda Aceh, Kamis
( 8/8/2024). Peserta yang hadir adalah seluruh bendahara pengeluaran dari seluruh SKPD.
Dengan menghadirkan Kepala Sekretariat, Wahyudi SSTP MSi, Ketua Badan, Suria Darma SPdI, Anggota Badan Hj Aisyah M Ali MPd, dan Tgk Hasanuddin, Lc serta Dewan Pengawas Baitul Mal Kota Banda Aceh, Drs Sulaiman dan Tgk Hafizi sebagai narasumber.
Dalam kata sambutannya Kepala Sekretariat, Wahyudi SSTP MSi menyampaikan, bahwa sesuai Surat Keputusan Dewan Pengawas Baitul Mal Kota tentang penyesuaian kembali nishab zakat yang sebelumnya suratnya sudah diedarkan ke seluruh SKPD. Menindaklanjuti hal tersebut maka Baitul Mal perlu menyelenggarakan kegiatan sosialisasi ini.
“Dalam hal ini kami mengharapkan setelah acara sosialisasi ini seluruh SKPD dapat mengimplementasikan keputusan Dewas tersebut secepatnya,” papar Wahyudi.
Acara sosialisasi berlangsung secara panel, peserta dari Bappeda sempat menanyakan pertanyaan mengenai pemotongan zakat apakah zakat penghasilan ditunaikan setelah pemotongan pajak dan pemotongan lainnya atau sebelum pemotongan?
Ketua Badan Suria Darma mencoba menjawab, zakat yang dibayarkan secara umum adalah seluruh penghasilan yang didapatkan tanpa potongan apapun atau disebutkan penghasilan kotor.
Selanjutnya ada yang menanyakan mengapa sekarang ini tidak ada lagi pengembalian zakat ke setiap UPZ.
Terkait zakat pengembalian, Suria Darma menjelaskan, dikarenakan zakat yang dikumpulkan Baitul Mal jauh dari target sehingga Baitul Mal menghilangkan sementara zakat pengembalian. “Untuk zakat pengembalian sangat bergantung pada zakat yang kami kumpulkan,” ucapnya.
Sementara Kepala Sekretariat, Wahyudi menyarankan, jika ada mustahik di lingkungan SKPD di tempat mereka bekerja boleh mengirimkan nama-nama mustahik tersebut kepada Baitul Mal sesuai dengan kategori fakir atau miskin.
Sementara itu, Dra Hj Aisyah M Ali MPd menambahkan, zakat yang kami berikan ada beberapa macam, diantaranya senif fisabilillah, dalam bentuk beasiswa kepada siswa yang ada di dua dayah salafi, selanjutnya pembangunan rumah layak huni atau rehab dan program-program lainnya bagi yang membutuhkan.
“Sampaikan juga kepada kami jika memang ditemukan ada mustahik yang layak untuk dibantu, mungkin mereka luput dari pandangan kami sebagai amil zakat ini, atau juga ada yang sedang terlilit hutang maka insyaAllah bisa kami bantu,” pungkas Aisyah M Ali.(MR)
