Sebanyak 27 peserta pelatihan kerja dari tiga jurusan yang telah mengikuti pelatihan selama dua bulan di Balai latihan Kerja Industri (BLKI) Aceh dan telah mengikuti magang sesuai dengan pelatihan yang telah diikuti, Jumat pagi 22/12/2017 menerima alat kerja yang diberikan oleh Baitul Mal Kota Banda Aceh.
Penyerahan dilakukan oleh Walikota Banda Aceh yang diwakili oleh asisten dua Kota Banda Aceh Iskandar, S.Sos. Dalam arahannya Iskandar mengingatkan bahwa Banda Aceh merupakan daerah urban sehingga persaingaan kerja sangat ketat, maka diperlukan skill yang baik dalam mencari kerja atau melakukan usaha. ?alat kerja yang telah diberikan oleh Baitul Mal dapat digunakan dengan baik dan jangan diuangkan?. Tambah asisten.
Kecuali itu, Kepala Baitul Mal Kota Banda Aceh Safwani Zainun mengungkapkan bahwa para ulama dalam kajian fiqih konteporer memberi ruang besar zakat dikelola secara produktif sehingga memberi dampak jangka panjang.
Seperti diberitakan sebelumnya Baitul Mal Banda Aceh bekerja sama dengan BLKI Aceh memberi pelatihan kerja pemuda putus sekolah dari kelurga kurang mampu dengan jurusan ?jurusan potensial. Tahun 2017 jurusan yang diikuti oleh para peserta adalah Menjahit, Instalasi Listrik, dan montir sepeda motor. Alat kerja yang diberikan adalah berupa mesin jahit dan alat ukur, untuk pelatihan kerja jurusan montir sepeda motor diberikan alat kerja berupa satu set kunci otomotif dan untuk jurusan instalasi listrik diberikan alat kerja berupa tangga dan mesin bor beton.
Acara penyerahan simbolis ini juga dihadiri oleh Ketua DPRK Banda Aceh, Arif fadhillah, ketua Dewan Pengawas Syariah Baitul Mal Banda Aceh, Dr, A. Gani Isa. Para Kepala dinas dan perwakilan dari BLKI Aceh yang diwakilin oleh Rahmat Faisal, ST.—syawal—
