Hal tersebut disampaikan Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh Asqalani dalam Pengajian Rutin Kaukus Wartawan Peduli Syariat Islam (KWPSI) di Kedai Kopi Lambada Kupi Gampong Pineung Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh, Selasa 19/02/2020. Kajian rutin tersebut bertemakan Zakat, Solusi Islam Atasi Kemiskinan.
?Zakat harus mampu menjadi pengubah status miskin seseorang menjadi muzakki, disinilah korelasi zakat dalam pengentasan kemiskinan?. Ujar Asqalani dihadapan jamaah pengajian rutin KWPSI.
?Baitul Mal memiliki program zakat produktif dalam bentuk life skill dan beasiswa, hal ini dalam rangka mewujudkan masyarakat miskin menjadi lebih baik dengan zakat? Tambah Asqalani.
Asqalani menjalaskan bahwa potensi besar yang dimiliki Kota Banda Aceh hari ini adalah zakat tijarah atau zakat perdagangan. ? Banda Aceh adalah kota dagang dan kota wisata, maka kita harus mengajak para pedagang kita untuk berzakat di Banda Aceh bukan membawa pulang zakatnya kekampung halaman?. Tekan Ketua Baitul Mal Banda Aceh ini.
Turut hadir dalam penagjian tersebut anggota Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh Muzakkir Hanka, Suria Darma dan Abdul Munir serta sejumlah Rekan media.
Tarmizi Hamid atau yang akrab disapa cek midi yang bertindak sebagai moderator membuka ruang tanya jawab dalam pengajian tersebut. Antusias jamaah sangat terlihat dengan banyaknya pertanyaan dalam kajian tersebut. Di akhir kajian Ketua Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh Asqalani mengajak rekan-rekan media yang tergabung dalam jamaah pengajian KWPSI untuk sama-sama menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya kesadaran berzakat melalui lembaga resmi Baitul Mal.?sy–
