BANDA ACEH – Alhamdulillah zakat senif fisabilillah tahun 2022 telah disalurkan, Kemarin, Rabu (21/12/2022) bertepatan dengan peringatan Hari Ibu, Baitul Mal Kota Banda Aceh dalam kegiatan Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Aceh menyerahkan secara simbolis dana zakat untuk pengurus tajhiz mayat, balai pengajian dan juga pengurus TPA/ TPQ yang berada di Kota Banda Aceh.
Penyerahan secara simbolis kepada pengurus TPA diserahkan oleh Ibu Nurlela Anggota DPRA, sementara untuk Balai Pengajian diserahkan oleh Ibu Kasumi Anggota DPRK Banda Aceh dan Tajhiz Mayat diserahkan oleh Ketua Iwapi (Pengusaha Senior) Ibu Kartini.
Anggota Badan Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dra Hj Aisyah M Ali M Pd mengatakan, tahun ini Baitul Mal Kota Banda Aceh akan menyalurkan zakat senif fisabilillah yang mencakup Balai Pengajian, TPA/TPQ dan Tajhiz Mayat.
Untuk tahun 2022 ada 180 Tajhiz Mayat yang kita salurkan zakat, 147 TPA dan 185 Balai Pengajian dengan total yang kita bantu adalah 512.
“Bertepatan dengan Hari Ibu tanggal 22 Desember ini kami mengundang pengurus Tajhiz Mayat, Balai Pengajian dan juga TPA untuk hadir di gedung BKOW dan kami serahkan zakat bagi mereka. Saya mengapresiasi kinerja mereka meskipun seorang ibu mereka mampu membagi waktu antara mengurus rumah tangga dan pekerjaan yang sudah diamanahkan oleh Gampong kepada mereka,” kata Aisyah M Ali.
“Maka oleh karenanya, kami mengajak bagi Ibu-ibu yang telah wajib zakat agar menyalurkan zakatnya melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh.
“InsyaAllah dengan berzakat Allah akan selalu memberikan keberkahan atas rezeki kita dan ketenangan jiwa kita,” sambungnya.
Mantan Kepala Sekolah SMA 10 Fajar Harapan ini juga menjelaskan, Baitul Mal Kota Banda Aceh adalah sebagai lembaga pemerintahan Kota Banda Aceh yang resmi untuk mengelola dan mengembangkan Zakat, Infak dan Sedekah yang telah diamanahkan oleh para Muzakki (wajib zakat) di Kota kita ini.
Sejauh ini Baitul Mal Kota telah menyalurkan zakatnya ke enam senif, yaitu senif fakir miskin di antaranya biaya pendidikan anak-anak miskin, fakir uzur, pembangunan rumah tidak layak huni sebanyak 30 unit pada tahun ini. Baitul Mal Kota juga membantu mualaf, gharim, ibnu sabil, dan fisabilillah.(MR)
