Adalah Sabirin seorang tukang bangunan di Gampong Lampoh Daya Kecamatan Jaya Baru. Ia dan keluarganya tinggal di rumah sewa yang kondisinya sangat memprihatinkan. Bila hujan turun rumah tersebut banjir hingga masuk ke dalam, ditambah lagi dengan dinding-dindingnya yang sudah lapuk dimakan usia.
“Yang paling membuat hati saya sedih itu kalau hujan turun, itu otomatis anak-anak kami tidak bisa tidur karena air masuk ke dalam rumah dan air hujan juga merembes melalui celah – celah dinding rumah kami,”ceritanya pilu.
Namun, siapa sangka meskipun kehidupan sehari-harinya susah , ia dan isterinya yang bernama Kartini juga membiayai kehidupan seorang anak yatim tentu ini membuatnya bekerja harus lebih keras lagi.
Derai air mata tak mampu dibendungnya saat Baitul Mal Kota Banda Aceh memutuskan untuk membangun rumah yang baru kepadanya. Dengan adanya bantuan ini kami sangat bersyukur dan beribu terimakasih kami panjatkan kepada Baitul Mal kepada Pemko terutama yang sudah membayar zakatnya ke Baitul Mal. Menurutnya jangankan terpikir untuk menyisihkan uang hasil kerjanya untuk tabungan membuat rumah untuk biaya sehari-hari saja tidak cukup.
“Tapi Allah Maha Kuasa, melalui Pemko terutama Baitul Mal Kota Banda Aceh terlah mewujudkan mimpi saya untuk bisa memiliki rumah impian kami, kami tidak bisa membalasnya semoga Allah membalas kebaikan Bapak dan Ibu dengan berlipat-lipat ganda pahalanya,” kata Kartini pada acara penyerahan rumah Kamis(12/10/2023).(MR)
