* Pertama kalinya Penyerahan Simbolis Disaksikan oleh Muzaki Baitul Mal Kota
BANDA ACEH – PJ Walikota Banda Aceh, H Amiruddin SE MSi untuk pertama kalinya pada tahun ini menyerahkan rumah duafa yang dibangun atas pembiayaan Baitul Mal Kota Banda Aceh. Kamis (12/10/2023) rumah layak huni yang dibangun dari dana zakat tahap pertama ini diserahkan kepada pasangan suami isteri, Sabirin dan Kartini warga Lampoh Daya, Jaya Baru.
“Terlaksananya pembangunan rumah ini tentunya melalui proses verifikasi yang panjang yang dilakukan tim dan hasil verifikasi tim, keluarga Sabirin memang sangat layak untuk mendapatkan rumah layak huni. Tentunya pembangunan rumah ini terwujud berkat zakat dari Bapak dan Ibu muzaki yang telah mempercayai zakatnya dikelola oleh lembaga resmi kami yaitu Baitul Mal Kota Banda Aceh. Hal ini terwujud oleh zakat yang dikumpulkan secara kolektif, percayalah jika zakatnya masih disalurkan pribadi atau perseorangan maka tentu rumah yang bagus seperti di hadapan kita ini tidak akan terwujud,” kata PJ Walikota saat memberikan kata sambutannya.
Oleh karenanya, Orang nomor 1 di Kota Banda Aceh ini mengajak seluruh masyarakat untuk memback up Baitul Mal Kota Banda Aceh dengan cara memperbanyak membayar zakat ke Baitul Mal.
Turut mendampingi, anggota DPRK Banda Aceh Fraksi PAN Aulia Afridzal, Ketua Anggota Badan Baitul Mal Banda Aceh Surya Darma, Dra Hj Aisyah M Ali, Abdul Munir, Asqalani, serta Kepala Sekretariat, Wahyudi, Kadis DPMG Ambiya, dan Kadis Sosial Arie Maula Kafka.
Hadir pula Camat Jaya Baru, Mei Indriya Goswita bersama unsur muspika setempat, serta tamu terhormat para muzakki: Kakankemenag Kota Banda Aceh H Abrar Zym SAg MH, pihak BPJS Kesehatan diwakili oleh Mariadi dan KPP Pratama Banda Aceh, Indra Bildan.
Amiruddin juga berpesan, agar Sabirin terus bersyukur atas nikmat Allah karena dengan kuasaNya terwujud rumah ini. “Mudah-mudahan dapat dimanfaatkan dengan baik dan kami berpesan jangan sekali-kali mengalihkan rumah ini ke orang lain. Keberadaan BMK untuk memberdayakan masyarakat di Banda Aceh. Semoga program ini dapat dilanjutkan,” pungkas.
Sementara itu, Suria Darma mengatakan, Alhamdulillah Baitul Mal telah merampungkan rumah pertama dari 30 unit rumah yang kita biayai pembangunannya pada tahun ini
“Sengaja kami undang para muzaki sebagai bentuk laporan kami, inilah bentuk dan dampak zakat yang dikumpulkan secara kolektif. Alhamdulillah hari ini dapat kita wujudkan sesuatu yang besar. Saya berharap, semoga dengan apa yang telah Baitul Mal wujudkan hari ini bertambah lagi orang atau instansi pemerintah maupun swasta di Banda Aceh yang tergugah hatinya untuk menunaikan zakat ke Baitul Mal Kota tentunya hal tersebut dapat meningkatkan pendapatan ZIS Baitul Mal Kota,” tutur Suria.
Ia menjelaskan, pada tahun 2023 ini Baitul Mal Kota Banda Aceh membiayai pembangunan rumah duafa sebanyak 30 unit yang pembangunannya dibagi dalam tiga tahap dan rumah Pak Sabirin ini merupakan pembangunan tahap awal yang sudah diserahkan. Selanjutnya untuk setiap tahapnya Baitul Mal merampungkan 10 unit rumah. “Selain rumah bangun baru, Baitul Mal juga membantu pembiayaan pembangunan rumah rehab dan untuk tahun ini sebanyak 7 unit rumah yang kita rehab. Tentunya kami bisa memberikan konstribusi yang lebih besar lagi kepada masyarakat Banda Aceh jika lebih banyak lagi orang-orang yang sudah wajib zakat yang menunaikan zakatnya di Baitul Mal Kota Banda Aceh,” demikian Suria.(MR)
